Andi Irawan

Pengabdian tiada henti

ad

Entries for the ‘Resources and Environmental Economy’ Category

PENENTU HARGA ELPIJI

Dr.  Andi Irawan
Dimuat dalam Koran Tempo 3 September 2008
 
Terhitung 25 Agustus 2008, harga jual elpiji naik lagi. Untuk elpiji kemasan 12 kilogram dinaikkan sekitar 9,5 persen, yakni dari Rp 5.250 per kg menjadi Rp 5.750 per kg atau naik dari Rp 63 ribu per tabung menjadi Rp 69 ribu per tabung. Adapun harga jual elpiji [...]

Leave a Comment

Penghematan Listrik Ala PLN (Electricity Efficiency According PLN (Electricity State Enterprise))

Andi Irawan
Seputar Indonesia Selasa 18 Maret 2008

Mulai Maret 2008 ini masyarakat akan dihadapkan dengan kebijakan penghematan PLN yang baru dalam bentuk penerapan tarif disinsentif dan insentif kepada konsumen. Kebijakan ini diambil untuk alasan penghematan anggaran hingga 15 triliun terutama penghematan [...]

Comments (1)

Efektifitas Kebijakan Konversi Premium

Dr Andi Irawan
Seputar Indonesia 7 December 2007
 
            Dalam rangka melakukan penghematan energi, pemerintah memastikan akan melakukan konversi konsumsi premium ke pertamax  dan premium oktan 90 secara bertahap.  Pada tahap awal program konversi ini akan dilakukan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. Logika lahirnya keputusan ini kalau kita merujuk dari beberapa media nasional adalah [...]

Leave a Comment

Lagi, Pemanasan Global (Again, Global Warming)

DR  Andi Irawan
 Seputar Indonesia 25 December 2007
 
            Pertemuan Konferensi para pihak/ Conference of the Parties to the Convention (COP) ke-3 tahun 10 tahun lalu (1997 ) telah menyepakati protokol Kyoto yang memuat  langkah-langkah mengendalikan emisi CO2 dan gas rumah kaca (GRK) dengan menetapkan bagi setiap negara industri sasaran individu yang mengikat secara hukum.  Protokol Kyoto [...]

Comments (2)

Konversi Minyak Tanah Ke Gas (Conversion kerosene to natural gas)

Andi Irawan
Seputar Indonesia 15 August 2007
            Unjuk rasa ribuan warga Jabodetabek yang menolak konversi minyak tanah ke gas di depan kantor Pertamina Pemasaran Unit II Depot Plumpang Jakarta Utara (6/8) selayaknya menjadi pelajaran bagi para pengambil kebijakan tentang bagaimana pentingnya mentransformasikan urgensi suatu kebijakan publik kepada masyarakat yang menjadi target kebijakan tersebut.
            Kegagalan transformasi  urgennya [...]

Comments (1)

TPST Bojong, Kegagalan Pareto Optimal

Andi Irawan
Dimuat dalam Koran Tempo Rabu 1 Desember 2004
 
          Dalam kajian ekonomi kesejahteraan, ada satu konsep tentang bagaimana suatu aktivitas ekonomi (distribusi, konsumsi dan produksi) mampu memberikan kesejahteraan secara komprehensif bagi setiap entitas yang terlibat dalam aktivitas itu. Konsep yang dimaksud adalah kondisi Pareto Optimal, suatu kondisi yang menunjukkan keadaan di mana satu aktivitas ekonomi [...]

Leave a Comment

Masyarakat Adat dan RUU PSDA

Andi Irawan
Dimuat dalam Koran Tempo Kamis 23 Oktober 2003
 
 
            Setelah pembahasan Rancangan Undang-Undang Sumber Daya Air ditunda giliran Rancang Undang-Undang dan Pengelolaan Sumber Daya Alam yang bakal dirombak total. Yang pertama ditunda karena kerasnya kritik para aktivis LSM yang melihat materi RUU Sumber Daya Air sarat dengan pesanan Bank Dunia. Sementara itu, yang kedua, yakni [...]

Leave a Comment

Sekali Lagi tentang Privatisasi Air

Andi Irawan
Dimuat dalam Koran Tempo Jum’at 26 September 2003
 
            Bank Dunia dan badan-badan keuangan internasional lainnya (IMF, ADB dan AfDB) sangat getol mempromosikan  ide privatisasi  air.  Alasannya sederhana, karena hampir semua pemerintah di negara-negara belahan dunia tidak mampu mengalokasikan anggaran yang cukup untuk membangun sarana air bersih dan sanitasi yang berakibat sekitar 1,2 miliar orang [...]

Leave a Comment

Ketika Air Mengalir ke Atas Menuju Uang

 
Andi Irawan
Dimuat dalam Harian Sinar harapan 30 September 2003

”Air mengalir ke atas menuju uang”.
 
            Ungkapan di atas adalah pernyataan salah seorang anggota masyarakat padang pasir di New Mexico atas kesulitan air yang di alaminya akibat sumber-sumber air mereka dialihkan industri hi-tech. Ketika air diubah statusnya dari barang publik menjadi barang privat, maka hukum pasar akan [...]

Leave a Comment

Nasib Hutan dalam Otonomi Daerah

Andi Irawan
Dimuat dalam Harian Media Indonesia Kamis 9 Januari 2003
 
Fenomena Development Paradox  sesungguhnya adalah faktor siknifikan yang mempengaruhi eksisnya kebijakan desentralisasi (otonomi daerah) di negara kita.  Development paradox adalah suatu kondisi dimana adanya korelasi negatif antara kekayaan sumberdaya alam (resources endowment) suatu wilayah dengan output atau pendapatan daerah tersebut.    Dengan adanya otonomi daerah, diharapkan daerah [...]

Leave a Comment

ad